Perkenalan :
Amira Syahmi : Anak
Amellia / Nyak : Ibu
Indra / Abe : Bapak
Amira masuk ke penitipan berusia 9 bulan dan sekarang sudah memasuki umur 20 bulan. Oh dear, what a time has past...
Adapun penitipan itu terletak di Jl. P. Nata Kusuma Pontianak. Awalnya hanya kebutuhan karena aku perlu untuk menyesuaikan jam kerja atau malah memutuskan berhenti kerja. Tetapi keadaan memberikan satu pilihan untuk melanjutkan kerja. Abe yang hanya supir truk antar daerah yang kadang kerja (berarti ada penghasilan) kadang nggak (berarti nggak ada uang untuk hari-hari) membuat aku harus membantu keuangan keluarga. Walaupun kehidupan orang tua ku termasuk yang lebih, tapi masa iya udah lah numpang di rumah orang tua, kebutuhan hidup masih harus ditanggung orang tua.
Jadilah karena kerjaan amira dititipkan ke satu yayasan pendidikan di Pontianak : Lembaga Kesehatan Ibu dan Anak (LKIA) IV. Dan nama lembaga tersebut adalah LPA Ananda. At first, sangat sulit melepaskan anak ku untuk diasuh orang lain, tapi aku sendiri belum mampu untuk menjaganya dalam artian kerja sambil mengasuh..
Sekarang diumur Mira yang sudah 1 tahun 8 bulan, anakku sudah mampu mandiri. Menyiapkan tas baju nya dan melepas celana sendiri. Ahh.. aku melewati masa anakku menjadi pintar. Penitipan sendiri merupakan bantuan besar.. Tapi di sisi lain, merupakan bagian dimana orang2 juga aku berpendapat merampas masa kebersamaan ku dengan anak. Tapi hal itu merupakan pilihanku. Seharusnya aku berhenti kerja dan merawat anakku. Namun yang kupilih adalah kerjaan.
Aku berkeyakinan, apapun yang kuambil pasti ada resiko dan untungnya. Semua resiko tetap aku tanggung dan berusaha tidak mengeluh dan berpikir positif.. Peluk cium buat amira dan abe...
Amira Syahmi : Anak
Amellia / Nyak : Ibu
Indra / Abe : Bapak
Amira masuk ke penitipan berusia 9 bulan dan sekarang sudah memasuki umur 20 bulan. Oh dear, what a time has past...
Adapun penitipan itu terletak di Jl. P. Nata Kusuma Pontianak. Awalnya hanya kebutuhan karena aku perlu untuk menyesuaikan jam kerja atau malah memutuskan berhenti kerja. Tetapi keadaan memberikan satu pilihan untuk melanjutkan kerja. Abe yang hanya supir truk antar daerah yang kadang kerja (berarti ada penghasilan) kadang nggak (berarti nggak ada uang untuk hari-hari) membuat aku harus membantu keuangan keluarga. Walaupun kehidupan orang tua ku termasuk yang lebih, tapi masa iya udah lah numpang di rumah orang tua, kebutuhan hidup masih harus ditanggung orang tua.
Jadilah karena kerjaan amira dititipkan ke satu yayasan pendidikan di Pontianak : Lembaga Kesehatan Ibu dan Anak (LKIA) IV. Dan nama lembaga tersebut adalah LPA Ananda. At first, sangat sulit melepaskan anak ku untuk diasuh orang lain, tapi aku sendiri belum mampu untuk menjaganya dalam artian kerja sambil mengasuh..
Sekarang diumur Mira yang sudah 1 tahun 8 bulan, anakku sudah mampu mandiri. Menyiapkan tas baju nya dan melepas celana sendiri. Ahh.. aku melewati masa anakku menjadi pintar. Penitipan sendiri merupakan bantuan besar.. Tapi di sisi lain, merupakan bagian dimana orang2 juga aku berpendapat merampas masa kebersamaan ku dengan anak. Tapi hal itu merupakan pilihanku. Seharusnya aku berhenti kerja dan merawat anakku. Namun yang kupilih adalah kerjaan.
Aku berkeyakinan, apapun yang kuambil pasti ada resiko dan untungnya. Semua resiko tetap aku tanggung dan berusaha tidak mengeluh dan berpikir positif.. Peluk cium buat amira dan abe...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar